TANJABNOW.COM ,MUARA SABAK – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti halaman Pondok Pesantren Al Kautsar, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (4/6). Untuk pertama kalinya sejak berdiri, pondok pesantren tersebut menggelar Wisuda Akbar Tahfidz, Kitab, dan Bahasa yang dirangkai dengan pelepasan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) angkatan pertama Tahun Ajaran 2025/2026.
Momen bersejarah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Pondok Pesantren Al Kautsar yang selama hampir tujuh tahun terus berkomitmen mencetak generasi muda berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penasehat Pondok Pesantren Al Kautsar, Dr. KH. Zainul Arifin, M.Ed., M.A., Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., Pengasuh sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar KH Muhammad Abdul Ghafur, L.C., M.Pd.I., Pimpinan Yayasan Almer Kautsar Dinata, Pembina Yayasan Doni Zirna Dinata, SH, unsur Forkopimcam, para kepala desa dan lurah, tokoh agama, wali santri, serta tamu undangan lainnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar, KH Muhammad Abdul Ghafur, mengungkapkan bahwa lebih dari 200 santri dan santriwati mengikuti prosesi wisuda dari total 394 peserta didik yang menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren tersebut.
Menurutnya, wisuda tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa karena menjadi tahun pertama Pondok Pesantren Al Kautsar meluluskan siswa Madrasah Ibtidaiyah sejak lembaga itu didirikan.
“Alhamdulillah, tahun ini menjadi momentum yang sangat bersejarah bagi kami. Ini adalah lulusan pertama Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Al Kautsar. Tahun 2026 juga menjadi perjalanan menuju tujuh tahun berdirinya pondok pesantren ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sistem pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren Al Kautsar mengintegrasikan pendidikan formal mulai dari tingkat MI, MTs hingga MA dengan pendidikan kepesantrenan yang berlandaskan paham Ahlussunnah Wal Jamaah. Para santri tidak hanya dibekali ilmu akademik, tetapi juga kemampuan membaca dan memahami kitab turats atau kitab kuning, penguasaan bahasa internasional, serta hafalan Al-Qur’an.
“Hari ini adalah bukti nyata hasil kerja keras para santri dan santriwati selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al Kautsar,” katanya.
Selain menggelar Wisuda Akbar, Yayasan Almer Kautsar Dinata juga menjadwalkan Tabligh Akbar pada malam harinya dengan menghadirkan penceramah nasional, Ustadzah Mumpuni Handayayekti, sebagai bentuk syukur atas capaian yang telah diraih.
Sementara itu, Pembina Yayasan Almer Kautsar Dinata, Doni Zirna Dinata, mengenang perjalanan panjang berdirinya pondok pesantren tersebut. Ia menyebut, tujuh tahun lalu dirinya bersama para tuan guru mendapatkan dorongan dan motivasi dari Dr. KH. Zainul Arifin untuk membangun lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi berprestasi sekaligus berakhlak mulia.
Menurutnya, keberadaan pondok pesantren merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masa depan bangsa melalui pendidikan karakter dan keagamaan yang kuat.
“Sebagai anggota Polri, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berjuang mencetak anak-anak negeri yang berprestasi dan berakhlak melalui lembaga pendidikan ini,” ujarnya.
Doni juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan dan berhasil meraih kelulusan. Ia berpesan agar para lulusan terus mengejar cita-cita setinggi mungkin tanpa meninggalkan nilai-nilai agama yang telah ditanamkan selama belajar di pondok pesantren.
“Kejar cita-cita setinggi langit, tetapi tetaplah berada di jalan Allah SWT,” pesannya.
Lebih jauh, Doni mengungkapkan cita-cita besar yayasan untuk membawa Pondok Pesantren Al Kautsar berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam bertaraf internasional.
“Kami memiliki mimpi besar agar suatu saat Pondok Pesantren Al Kautsar mampu dikenal hingga tingkat internasional. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar cita-cita ini dapat terwujud,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra memberikan motivasi kepada para santri agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
Ia berharap para lulusan Pondok Pesantren Al Kautsar mampu menunjukkan akhlak yang baik serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap para santri Pondok Pesantren Al Kautsar dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya, terutama dalam hal akhlak dan penerapan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan,” pungkasnya.
Wisuda Akbar ini bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan simbol keberhasilan Pondok Pesantren Al Kautsar dalam membangun generasi Qurani yang siap melanjutkan perjuangan menuntut ilmu, mengabdi kepada masyarakat, serta menjadi bagian dari kemajuan umat, bangsa, dan negara.(RED)












