TANJABNOW.COM , MUARA SABAK – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai menunjukkan tanda-tanda keseriusan. Sebanyak 28 desa dijadwalkan ikut ambil bagian dalam pesta demokrasi tingkat desa yang akan digelar pada 2027 mendatang.
Pemerintah daerah pun tak tinggal diam. Sejak awal 2026, berbagai langkah persiapan sudah mulai disusun, terutama terkait kebutuhan anggaran yang menjadi salah satu faktor krusial dalam pelaksanaan Pilkades.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanjabtim, Rica Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan anggaran sejak dini. Namun, kondisi efisiensi keuangan daerah membuat perencanaan harus dilakukan secara cermat dan realistis.
“Besaran anggaran tetap akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah saat ini,” jelasnya.
Jika tidak ada hambatan berarti, pembentukan panitia Pilkades akan dimulai pada awal 2027. Struktur kepanitiaan ini akan dibentuk berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke desa-desa yang menyelenggarakan pemilihan.
Pelaksanaan Pilkades sendiri diperkirakan berlangsung pada November 2027, sementara pelantikan kepala desa terpilih dijadwalkan pada tahun berikutnya, yakni 2028.
Tak hanya fokus pada teknis, pemerintah juga telah memulai tahapan sosialisasi. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di masing-masing desa sudah menerima informasi awal terkait rencana pelaksanaan Pilkades ini.
Di sisi regulasi, pemerintah pusat juga menghadirkan pembaruan aturan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026, sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 3. Aturan baru ini membawa sejumlah perubahan penting dalam mekanisme Pilkades.
Salah satu poin yang cukup mencuri perhatian adalah ketentuan terkait jumlah calon. Jika hanya ada satu calon yang maju, maka pemerintah kabupaten akan menunjuk Penjabat (Pj) kepala desa. Sementara itu, jika jumlah calon lebih dari lima orang, tidak akan ada proses seleksi tambahan.
“Artinya, berapa pun jumlah calon tetap bisa ikut Pilkades, selama memenuhi persyaratan,” tegas Rica.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pilkades 2027 di Tanjung Jabung Timur diharapkan dapat berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar mewakili aspirasi masyarakat. ( Red)












