Daerah

Semangat Kemerdekaan Kades Lagan Ulu, Pengabdian Nyata untuk Membangun Desa

×

Semangat Kemerdekaan Kades Lagan Ulu, Pengabdian Nyata untuk Membangun Desa

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

TANJABNOW.COM ,TANJUNG JABUNG TIMUR – Momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi penting untuk kembali menumbuhkan semangat perjuangan, pengabdian, dan gotong royong di tengah masyarakat.

Semangat itu turut diperlihatkan Kepala Desa Lagan Ulu, Kecamatan Geragai, M. Zia Ul Azmi. Bagi Zia, kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni upacara dan pengibaran bendera Merah Putih. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dimaknai melalui kerja nyata dan pengabdian untuk masyarakat.

Terlebih, peringatan HUT ke-81 RI tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang menjadi pesan untuk terus mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang.

Menurut Zia, perjuangan para pahlawan pada masa lalu harus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini untuk meneruskan perjuangan melalui pembangunan.

Sebagai kepala desa, ia menilai tugas membangun Desa Lagan Ulu merupakan bagian dari perjuangan mengisi kemerdekaan. Setiap pelayanan kepada masyarakat, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan warga, hingga upaya menciptakan lingkungan desa yang lebih maju merupakan bentuk pengabdian yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita mengikuti upacara. Kemerdekaan harus kita isi dengan pengabdian, kerja nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagai kepala desa, saya ingin terus berjuang bersama masyarakat untuk membangun Desa Lagan Ulu menjadi lebih baik,” ujar M. Zia Ul Azmi.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan seorang diri. Dibutuhkan kebersamaan antara pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat.

Semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan berbagai program pembangunan sekaligus menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Bagi Zia, menjadi kepala desa bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja dan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, momentum kemerdekaan dijadikan sebagai pelecut semangat untuk terus bergerak, bekerja, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Desa Lagan Ulu.

“Perjuangan para pahlawan sudah membawa bangsa ini menuju kemerdekaan. Sekarang tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu dengan membangun dari tingkat desa. Kalau desa maju, masyarakat sejahtera, maka kita sudah ikut mengisi kemerdekaan,” tegasnya.

Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa makna kemerdekaan tidak hanya hadir dalam perayaan setiap 17 Agustus. Kemerdekaan juga hidup dalam setiap langkah pengabdian, pembangunan, dan kerja nyata untuk masyarakat. ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *